Selasa, 08 Desember 2015

kekuatan dalam lagu Lir Ilir sunan kalijaga

Tembang "Ilir-ilir" karangan Sunan Kali Jogo (I)ByEndah Indryono-19
Oct 2005 - 09:29110Siapa yang tidak kenal tembang lagu Ilir-ilir dan
Dandang Gula, khususnya dikalangan orang jawa. Walaupun terkesan
enteng, tetapi sesungguhnya didalamnya sarat dengan nilaidakwah dan
tasawuf yang tinggi. Sebagai seorang wali Allah yang sangat jenius
dalam bersyiar, beliau menggunakan budaya kultur setempat sebagai
sarana pendekatan yang sangat efektif. Mari kita kupas tembang
ini.Bagi yang mungkin belum tahu atau sudah lupa tembangnya, ini dia
lengkapnya:"Lir-ilir, lir ilirTandure wis sumilirTak ijo royo royoTak
sengguh penganten anyar.Cah angon-cah angonPeneken blimbing kuwiLunyu
lunyu ya penekenKanggo mbasuh dodotiro.Dodotiro.. dototiroKumitir
bedah ing pinggirDondomana jlumatonoKanggo seba mengko sore.Mumpung
jembar kalanganeMumpung padang rembulaneYo surakeSurak hayo !"Point
dari tiap bait.Ada 4 bait dari point tembang tersebut, yang secara
umum menjelaskan hal-hal sebagai berikut:Bait pertama, membangkitkan
Iman Islam.Bait kedua, perintah melaksanakan kelima rukun Islam.Bait
ketiga, bertobat dan memperbaiki segala kesalahan, sebagai bekal untuk
kembali kepadaNya.Bait terakhir, mengajak kita dan mengingatkan karena
"mumpung" masih ada kesempatan.Kupasan Bait IIlir-ilir Tandure wis
SumilirIlir-ilir (Bangun.. bangun..) itu, berasal dari bahasa jawa
yang artinya bangun atau terjaga dari tidur.Maksudnya disini, orang
yang belum memeluk Islam dianggap sebagai sedang tidur, sehingga harus
dibangunkan. Sedangkan yangsudah Islam, maka dianggap sudah
sadar.Dalam bahasa modern-nya Lir-ilir bisa diartikan:
Bangun..bangunlah.. kealam pemikiran yang baru, yaitu agama
Islam.Tandure wis sumilir(Benihnya sudah tumbuh).Maksudnya benih
disini adalah benih iman, yang tentunya benih iman terhadap Islam.
Secara hakikat Allah sudah mengisi setiap manusia dengan benih-benih
kebaikan. Tinggalmanusianya ada yang merawat dan ada juga yang
mengacuhkannya.Bila benih ini dirawat dengan baik, maka akan tumbuh
subur. Tinggal cara kita merawatnya sajalah yang akan menghasilkan
buah yangenak dimakan nantinya.Cara merawatnya tentunya dengan
memberinya pupuk dan makanan spiritual yang bersifat rohani, seperti:
Membaca Al-Qur'an, Menghadiri Pengajian, Mendengarkan ceramah, membaca
kitab2 dan hal-hal lainnya yang memang menunjang.Buah dari hasil
perawatan ini,nantinya dapat kita nikmati dalam bentuk kebahagiaan dan
keselamatan baik diduniamaupun akhirat.bersambung..

https://www.paranormal.or.id/2005/10/19/tembang-ilir-ilir-karangan-sunan-kali-jogo-i/?_e_pi_=7%2CPAGE_ID10%2C5546581838

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Why Gold has Remained so Important for Over 6000 Years, Science Edition

Good as Gold, The Gold Standard, Go for Gold, Heart of Gold, Worth its Weight in Gold, Information Gold Mine... The list goes on and on....