Selasa, 08 Desember 2015

cerita dewasa pamer di malam pertama

Dinamit Malam PertamaSepasang suami istri yang baru saja menikah
bersiap untuk tidur bersama. Si suami melepaskan kemejanya,
menonjolkan bisepnya dan menyombong,"Sayang, tiap lengan ini menyimpan
kekuatan setara dengan dua ratus kilogram dinamit."Si istri sangat
terkesan melihatnya. Suaminya lalu melepaskan celananya,
mempertontonkan kakinya yang berotot dan berkata,"Tiap kaki menyimpan
kekuatansetara dengan lima ratus kilo dinamit."Ketika si suami
melepaskan celana dalamnya, si istri memandangnya dengan wajah
ngeri."Ada apa?" tanya si suami."Saya harus keluar ruangan," kata si
istri. "Dinamit sebanyakitu dengan 'sumbu' yang pendek begitu, ruangan
ini pasti akan segera meledak!"

Balas budi kepada bapakUcok sekeluarga bertiga (dengan anaknya yg baru
setahun), cuti dan berkunjung ke kampung halamannya untukmenengok
orang tua dan adik-adiknya.Sampai disana, mereka tinggal dirumah orang
tua Ucok. Orangtua dan adik-adik Ucok sangat bersuka hati ketemu lagi
dengan anak/abang tertua mereka. Mereka juga bangga punya anak mantu
dan kakak ipar yang cantik seperti Lastri. Kecantikan Lastri dengan
cepat menyebar keseantero desa, dan menjadi buah bibir. Beruntunglah
si Ucok jelek yang berhasil mempersunting si putri SOLO. Mereka
terlebih senang lagi karena tahu Ucok bawa oleh-2 serta uang cukup
banyak untuk dibagikan kepadamereka.Hari kedua adik-adik Ucok
merengek-2 minta diajak jalan-jalan ke super market. Akhirnya mereka
setuju untuk pergi rame-rame. Tapi ayah Ucok bilang nggak bisa ikut :
'Kalian pergi sajalah.... biar akudirumah, aku sedang tak enak
badan..", kata ayah si Ucok.Karena Ucok Junior juga lagi nangis, maka
Ucok minta Lastribuat tinggal di rumah aja, sekalian nemenin Bapaknya.
'Dik Lastri..., mendingan kamu tinggal di rumah saja, keliatannya anak
kita sedang nggak enak badan, sekalian kaujaga ayahku, Beliau juga
lagi sakit." Ucok lalu menambahkan"Aku harap kau bisa rawat ayahku
baik-baik, tunjukkanlah bahwa kau memang seorang menantu yang baik,
kerjakanlah apa yang ia minta, supaya senang hatinya", demikian pesan
Ucok kepada Lastri istrinya.Kemudian Ucok beserta Ibu dan adik-adiknya
pergi ke Super Market Matahari untuk berbelanja. Sedangkan Lastri dan
anaknya serta ayah mertuanya tinggal di rumah.Selama mereka pergi,
ayah mertua Lastri minta dibuatkan teh hangat serta minta dibelikan
rokok di warung tetangga.Tak lama kemudian anaknya menangis, yang kali
ini berarti tiba waktu untuk menyusui si kecil. Maka Lastri membawa
anaknya masuk ke kamar untukdisusui. Secara tak sengaja, ayah
mertuanya melihat pada saat ia sedang buka baju dan menyusui
anaknya.Melihat menantunya dalam keadaan baju terbuka serta terlihat
BD-nya, timbul nafsu kelaki-lakiannya, apalagi Lastri boleh dibilang
wanita tercantik yang pernah dilihatnya.Tanpa malu-malu ia lalu
menerobos masuk ke dalam kamar dan memelototkan matanya ke arah Lastri
yang dalam keadaan dada terbuka serta sedang diam tak berkutikkarena
terkejut dan shock akankejadian yang datang tiba-tiba ini.Belum lagi
Lastri sadar dari shocknya, ayah mertuanya tiba-tiba menerkam ke
arahnya sehingga ia terjatuh ketempat tidur. Lastri berusaha berontak,
dan kali ini ia berhasil. Mukanya pucat pasi, dan ia segera menutupi
dadanya dengan kedua tangannya.Namun tanpa malu-malu ayah mertuanya
bilang ia juga pinginseperti cucunya, 'menete' (menyusu) ke
mantunya.... Kontan Lastri marah-marah dan bilang 'Ayah tak tahu diri,
kenapa tega melakukan hal ini kepada anak menantu sendiri?'. Namun
ayah mertua Lastri berkeras dan memaksa-maksa dengan ancaman akan
menyuruh Ucok menceraikannya jika ia tak mau memenuhi
keingingannya.Akhirnya Lastri ingat pesan Ucok agar baik-baik merawat
ayah mertuanya. Maka dengan berat hati dan terpaksa akhirnya ia
menuruti keinginanayah mertuanya, namun dengan syarat ayah mertuanya
tidak boleh menggunakan tangannya atau pegang apa-apadan hanya dikasih
waktu sepuluh detik saja.Ayah mertuanya minta waktu sepuluh menit.
Akhirnya setelah melalui tawar menawar yang alot, disetujui bersama
waktu yang ditetapkan hanya satu menit saja. Yakh.... terjadilah
kejadianyang tak patut untuk diceritakan itu.Saat Ucok kembali dari
Super market.... dengan berlinang airmata Lastri menceritakan apa yang
telah terjadi kepada suaminya. Kontan deh dengan geram dan muka garang
Ucok mendatangi ayahnya untuk melabrak serta minta penjelasan serta
pertanggung jawaban ayahnya atas tindakan tak senonoh yang telah
dilakukannya kepada menantunya.'Ayah.... saya tak pernah menyangka,
kenapa ayah setega itu melakukan hal yang tak senonoh kepada istriku,
anak menantu ayah sendiri ?"Namun diluar dugaan, ayah Ucok bukannya
menyesal, malah dengan tak kalah garang ia menghardik anak dan
menantunya :'Ah.... kau Ucok.... dasar Kau inianak tak tahu membalas
budi orang tuamu. Masih ingatkah dulu sewaktu kau masih kecil ? Kau
'menetek' pada istriku hampir selama lima tahun. Pernahkah aku marah
padamu? Tak pernah bukan ? Sekarang aku cuma minta 'menetek' kepada
istrimu satu menit saja,kau sudah marah-marah bak harimau tertembak
kakinya...., anak macam apa kau ini ?""dasar tak tahu membalas budi
orang tua..." kata ayah si Ucok.

ketawa.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Why Gold has Remained so Important for Over 6000 Years, Science Edition

Good as Gold, The Gold Standard, Go for Gold, Heart of Gold, Worth its Weight in Gold, Information Gold Mine... The list goes on and on....