Kota ADAMIni cerita tentang seorang pelaut yang telah keliling dunia.
Suatu hari kapal si pelaut mengalami musibah dan si pelaut harus
dibawa ke rumah sakit. Di rumah sakit, perawat yang merawat si pelaut
menemukan bahwa sekujur tubuh si pelaut dipenuhi oleh tatoo nama-nama
kota di lengan sebelah kiri ada ROMA, MILAN dll di lengan sebelah
kanan adaNEW YORK, LOS ANGELES, di dada lebih banyak lagi ada BANGKOK,
JAKARTA, MANILA. Di kakinya juga ada MOSKOW, LONDON, LIVERPOOL.Waktu
harus memandikan si pelaut, secara tidak sengaja si perawat melihat
tatoo dengan tulisan ADAM di "itunya" si pelaut. Si perawat penasaran
lalu bertanya:"Om, apa sih artinya tatoo di sekujur tubuh Om?""Oh, itu
semua nama-nama kota yang sudah Om kunjungi. Om kan sudah pergi ke
seluruhpenjuru dunia..."Sambil malu-malu si perawat bertanya: "Kalo
kota ADAM itu dimana sih, Om ?"Si pelaut heran."Kota ADAM, Om tidak
tahu ada kota namanya ADAM.."Si perawat dengan tersipu-sipumenunjuk
"itunya" si pelaut:"Lah, itu kan ada di tatoo disitu,katanya nama
kota."Si pelaut melihat ke bawah:"Oh, ini... sebentar bawa Om ke kamar
mandi dulu, ya.."Setelah kurang lebih lima menit si pelaut memanggil
si perawat:"Sini nona, lihat kesini.."Sambil sedikit menutup mukanya
dengan tangan si perawat memandang ke"barang" si pelaut yang sedang
berdiri tegak:"Oh,... kota AmsterDAM, to..."
Oh ibu dan anakDi sebuah desa tinggal seorangjanda dan anak
laki-lakinya. Sejak ditinggal suaminya, si janda hidup dalam
kemiskinan dan terpaksa bekerja serabutan untuk membiayai hidupnya dan
anaknya. Tak urung kemiskinan enggan beranjak dari kehidupan mereka,
sampai akhirnya pakain pun tak terbeli untuk si anak.Suatu hari dengan
telanjang si anak laki-laki bermain-main di kebun dan naik ke sebuah
pohon mangga. Lewatlah si dermawan yang berharta dan dengan penuh
kasih memanggil anak itu untuk turun dan mendekat. Bertanyalah si
Dermawan kepada anak tersebut,"Mengapa kamu bermain-maintidak memakai
baju? nanti kamu bisa masuk angin dan sakit!""Ibuku tak punya uang
untuk membeli pakaian, baju dan celanaku cuma ada satu untuk kupakai
besok ke sekolah, siang ini saya telanjang supaya baju itu tidak kotor
dipakai besok.." kata si anak.Lalu dengan iba si Dermawan memberi uang
kepada anak tersebut sebesar lima puluh ribu rupiah dengan
pesan,"Belilah baju dengan uang ini, supaya kamu tidak masuk
angin.."Dengan suka cita si anak berlari pulang ke rumah dan
menceritakan peristiwa itu kepada ibunya.Lalu si janda punya ide
cemerlang, kalo anaknya saja diberi uang lima puluh ribu, ia pasti
bisa memperoleh lebih banyak lagi. Siang hari berikutnya, ketika
terlihat dari jauh si dermawan akan lewat ditempat kemarin, si janda
segera menanggalkan seluruh bajunya, dan dengan berbugil ria ia naik
ke pohon mangga seperti yang dilakukan oleh anaknya kemarin.Seperti
yang diharapkan oleh sijanda, si dermawan saat lewat di bawah pohon
mangga memanggilnya turun dan bertanya,"Mengapa kamu telanjang dan
main-main di atas pohon?""Saya tak punya uang untuk beli baju pak,"
kata si janda.Lalu tanpa berkata apa-apa si Dermawan mengeluarkan
selembar uang Rp.1.000 dan memberikannya kepada si janda. Karena
terkejut hanya diberi seribu saja, maka si janda bertanya,"Mana cukup
lima puluh perak untuk beli baju saya pak?"Sambil tersenyum si
Dermawan menyahut"Siapa yang bilang uang itu untuk beli baju? Pergilah
sana beli silet dan cukur dulu sebelum kamu main-main sambil berbugil
di atas pohon.."
Tidak ada komentar:
Posting Komentar