Kamis, 10 Desember 2015

14 kapal perang di laut cina selatan

NasionalNews|Ekonomi|Bola|Olahraga|Tekno|Entertainment|Otomotif|Health|Female|Travel|Properti|Edukasi|Sains|Foto|Video|Forum|Kompasiana|Otomania|Nextren|JuaraTerbaru.Headlines.Terpopuler.Terkomentari.Berita
Pilihan.Topik Pilihan14 Kapal Perang TNI AL Jaga Wilayah RI di Laut
China SelatanIndra Akuntono/KOMPAS.comParade kapal perang TNI AL dalam
Sail Tomini, di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Sabtu
(19/9/2015).Rabu, 9 Desember 2015 | 16:36 WIBPONTIANAK, KOMPAS.com-
Komandan Pangkalan Utama TNI ALXII/Pontianak, Laksamana Pertama TNI
Heru Santoso mengatakan, saat ini ada 14 kapal perang TNI AL secara
rutin patroli di Alur Laut Kepulauan Indonesia 1. Alur laut ini
termasuk yang ramai lalu-lintas kapal-kapalnya. Inilah koridor
pelayaran yang diberikan untuk kepentingan berlayar damai bagi
kepentingan internasional.Adapun, alur laut itu melalui Selat Sunda,
Selat Bangka, Selat Karimata, dengan batas utara menuju Laut China
Selatan. "Penjagaan dan patroli secara rutin dilakukan oleh 14 kapal
perang TNI AL itu, termasuk di posisi yang rawan terjadinya kejahatan,
pencurian sumber daya alam laut, seperti pencurian ikan oleh
nelayanasing," kata Santoso saat dihubungi di Pontianak, Rabu
(9/12/2015).Ia menjelaskan, patroli rutin tersebut dilakukan, guna
mencegah terhadinya berbagai tindak kejahatan dan pelanggaran hukum
lainnya."Selain itu, patroli juga untuk mengantisipasi konflik di Laut
ChinaSelatan dan Natuna yang saat ini skala pengamanan dan
kemampuannya sudah kami tingkatkan," ucapnya.Menurut dia, sudah
menjadi tugas mereka mengamankan wilayah perairan Indonesia, termasuk
kekayaan sumber daya alam yang terkandung di dalamnya.Tugas itu
seperti mencegah pencurian ikan oleh nelayan asing dan lain
sebagainya.Ada tiga wilayah perairan Indonesiayang menjadi primadona
pencurian ikan bagi nelayan asing karena kaya akan ikan dan sumber
daya kelautan lainnya, yaitu perairan Natuna, perairan Arafura, dan
perairan utara Sulawesi Utara.Perairan Kalbar termasuk dalam zona III
bersama Natuna, Karimata dan Laut Cina Selatan, dengan potensi ikan
tangkap sebanyak satu juta ton per tahun. Jenis ikan bervariasi
seperti tongkol, tenggiri dan cumi-cumi.Luas areal perairan Kalbar
sampai Laut Cina Selatan seluas 26.000 km persegi, meliputi 2.004.000
Hektare perairan umum, 26.700 Hektare perairan budi daya tambak,dan
15.500 Hektare laut.Editor: Bayu GalihSumber:Antaranews.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Why Gold has Remained so Important for Over 6000 Years, Science Edition

Good as Gold, The Gold Standard, Go for Gold, Heart of Gold, Worth its Weight in Gold, Information Gold Mine... The list goes on and on....